Mariano De Santis adalah Presiden Republik Italia. Ia tidak memiliki kaitan dengan presiden mana pun yang pernah benar-benar menjabat; sosoknya sepenuhnya merupakan hasil imajinasi sang penulis. Ia adalah seorang duda dan penganut Katolik, serta memiliki seorang putri bernama Dorotea, yang berprofesi sebagai ahli hukum seperti dirinya.
Ketika masa jabatannya mendekati akhir, di tengah hari-hari yang tampaknya berlalu tanpa peristiwa penting, ia dihadapkan pada dua tugas terakhir: memutuskan dua permohonan grasi presiden yang sensitif. Keduanya merupakan dilema moral yang rumit, yang terjalin dengan kehidupan pribadinya melalui cara-cara yang tampaknya mustahil untuk dipisahkan.
Diliputi keraguan, ia harus mengambil keputusan. Dengan rasa tanggung jawab yang mendalam, pada akhirnya Presiden Republik Italia yang luar biasa ini akan menentukan pilihannya.
Paolo Sorrentino adalah sutradara dan penulis skenario Italia ternama, yang karya-karya artistiknya memiliki ciri khas tersendiri dan mencakup dunia perfilman maupun televisi. Film-filmnya antara lain Il Divo, La grande bellezza, Youth – La giovinezza, Loro, È stata la mano di Dio, dan Parthenope.
La grande bellezza memenangkan Academy Award (Oscar) untuk Film Berbahasa Asing Terbaik, sementara È stata la mano di Dio meraih Silver Lion – Grand Jury Prize di Festival Film Venesia.
Film terbarunya, La Grazia, yang ditulis dan disutradarai sendiri oleh Sorrentino, ditayangkan perdana sebagai film pembuka Festival Film Internasional Venesia ke-82 pada tahun 2025.